//
you're reading...
Uncategorized

Contoh Implementasi OOP dengan Java

Setelah dulu (baca : sudah hampir dua tahun yang lalu, bisa di cek disini) pernah sedikit membahas tentang OOP, maka kita akan lanjutkan belajar kita tentang OOP yang langsung kita implementasikan pada bahasa pemograman Java.

Kali ini akan membahas sedikit tentang modifier yang sering ada di Java. Ada empat macam modifier dalam java yaitu :

  1. Public, digunakan apabila object tersebut diperuntukan untuk semua class yang artinya object tersebut dapat digunakan oleh semua class yang berkaitan dengan object tersebut.
  2. Protected, hanya bisa digunakan untuk class tersebut dan class turunannya yang dapat menggunakan object dengan modifier tersebut.
  3. Private, digunakan untuk apabila object tersebut diperuntukan hanya untuk class tersebut dan tidak ada class lain yang diizinkan untuk menggunakan object tersebut.
  4. Default modifier (tanpa modifier), biasanya digunakan hanyak untuk method dimana object itu berada. Dengan kata lain default modifier adalah sebuah var/object lokal.

Lebih jelas tentang modifier sudah pernah saya tulis disini.

Modifier sendiri digunakan untuk dua hal, yaitu : class modifier dan method modifier.

Cara penulisan class modifier :

1 modifier class namaClass{
2 .......
3 }

Cara penulisan method modifier :

1 modifier tipe-data namaMethod(parameter){
2 .......
3 }

 

Contoh Program

01 public class Mahasiswa
02 {
03  private String nama;
04  private String nim;
05  private String jurusan;
06
07  public void setNama(String nama){
08  this.nama=nama;
09  }
10  public void setNim(String nim){
11  this.nim=nim;
12  }
13  public void setJurusan(String jurusan){
14  this.jurusan=jurusan;
15  }
16  public String getJurusan(){
17  return jurusan;
18  }
19  public void tampilkan(){
20  System.out.println("Nama : "+nama+"\n");
21  System.out.println("Nim : "+nim+"\n");
22  }
23
24  public static void main(String[] args)
25  {
26  Mahasiswa siswa = new Mahasiswa();
27  siswa.setNama("zahra");
28  siswa.setNim("1130xxxxx");
29  siswa.setJurusan("Informatika");
30  siswa.tampilkan();
31  System.out.println("Jurusan : "+siswa.getJurusan());
32  }
33 }

Catatan :

  1. this.nama=nama –> digunakan untuk memasukkan variabel inputan user ke dalam variabel nama pada public void setNama.
  2. Jika terdapat script “void” berarti method teresebut tidak akan mengembalikan nilai.
  3. public String getJurusan –> method akan mengeluarkan nilai yang direpresentasikan dengan script “return”, pada kasus ini nilai kembalian yang dikeluarkan berupa String.
  4. public static void main –> script inilah yang akan dijalankan atau dieksekusi.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: